• MTsN 2 KEDIRI

Kontak Kami


MTsN 2 KEDIRI (MTsN KANIGORO)

NPSN : 20581134

Jl. Raya Kanigoro Kras Kab. Kediri Kode Pos 64172


[email protected]

TLP : 0354-411809


          

TEMAN TAPI MESRA HARUSKAH DEMIKIAN..?




“Teman Tapi Mesra ”

(Remaja membahasakan yang haram menjadi samar-samar)

 
 

Pergaulan remaja sudah sangat  menggejala kearah perilaku negative, bukan hanya merugikan diri sendiri tapi juga merugikan orang lain. Salah satunya adalah perilaku berpacaran yang kebablasan. Zaman sekarang tampaknya menjadi gejala umum di kalangan kawula muda. Barangkali fenomena ini sebagai akibat dari pengaruh kisah-kisah percintaan dalam roman, novel, film dan syair lagu. Tidak kalah juga dengan yang lain, tehnologi sekarang juga sangat besar peranya dalam mempengaruhi pola fikir remaja, sehingga terkesan bahwa hidup di masa remaja memang harus ditaburi dengan bunga-bunga percintaan, kisah-kisah asmara, tempat untuk bertukar cerita dan berbagi rasa remaja laki-laki dan perempuan.

 Mungkin juga teman-teman kita yang memilih pacaran sebagai tolok ukur “aku berarti cantik!”, “kalau cepat punya pacar berarti ga malu-maluin karena teman yang lain sudah pada punya” atau “ jika tidak punya pacar bukan anak gaul !” dan lain-lain rentetan pendapat mereka untuk tampil “dipandang Wah..” oleh teman.

Kita memang dianugerahi “rasa cinta”,  “rasa suka dengan lawan jenis” yang tak dapat kita hindari begitu saja dengan gampang. Hal ini wajar dan biasanya mulai terjadi pada perkembangan masa remaja (SMP dan SMA). Namun bukan berarti diumbar seenak dan sesuka kita.

Bagaimana kalau kita meminjam istilah “rasa ini harus kita jaga”, cinta adalah anugerah dan karunia yang layak dijaga, bukan untuk dirusak.  Bukan untuk siapa-siapa tapi untuk kita sendiri, agar tetap terpelihara kemurnian dan keindahan “rasa” itu kelak untuk orang yang tepat,  yang dapat menerima kekurangan dan kelebihan kita apa adanya. Pada saat yang tepat yang memang mengharuskan kita berpasangan (menikah).Pacaran cenderung hanya memperlihatkan kebaikannya saja, namun justru dibalik kebaikan itu banyak terdapat kebohongan karena seribu satu cara dipakai untuk menghalalkan tindakan yang salah agar si dia tidak berpaling pada orang lain dan tetap suka/ mencintai kita.

Jika kita jeli melihat pacaran itu akan  berdampak pada;

1.    perasaan yang tidak tenang. Berarti ini akan menggangu konsentrasi belajar Satu contoh : orang berpacaran cenderung mengenang dia (pacar). Waktu luang banyak terisi hal-hal semacam melamun atau berfantasi. Amanah untuk belajar terkurangi atau bahkan terbengkalai.

2.    Mulai berani berbohong. Biasanya uang saku dari orang tua mungkin untuk satu bulan atau untuk bayar tanggungan sekolah jadi habis dalam sekejap terserap untuk biaya pacaran .

3.    Sedikit demi sedikit mulai terkikis mental tanggung jawabnya. Berandai-andai dekat dengan si dia membuat kita malas mengerjakan aktivitas yang sudah terjadwal, Seringkali sewaktu lagi pacaran banyak aktivitas lain yang hukumnya wajib maupun sunnah jadi terlupakan. Sampe-sampe lupa waktu sholat karena teringat si do'i.

4.    Gelisah dan selalu curiga. Karena si dia temannya banyak, jangan-jangan dia mendua. Sampai-sampai bahkan mungkin bisa terjadi perkelahian antar remaja karena kesalahfahaman ini        .

5.    Sifat mandiri mulai berubah menjadi ketergantungan. Jika kemana-mana harus dengan si dia. Kalau tidak, lebih baik tidak jadi pergi/tidak jadi menyelesaikan tugas.

6.    Kontrol diri kurang.Melakukan sesuatau yang bertentangan dengan hati nurani/tidak berani menentukan sikap/membohongi diri sendiri. Karena tuntutan si dia kita terpaksa melakukan hal-hal diluar kontrol diri. Misalnya melanggar norma-norma/etika.

Survy KOMNAS Perlindungan anak th 2008 di 33 propinsi tentang perilaku remaja masa kini pun menunjukkan 97 % remaja sudah pernah melihat film porno, apa artinya? Berarti mental dan perilaku remaja sekarang sangat mungkin rawan untuk melakukan tindakan atas apa yang dilihatnya itu.

Kita semua pasti sudah bisa mengambil kesimpulan sendiri, apakah pacaran manfaat atau mendatangkan mudharat. Berfikirlah bahwa apa yang kita lakukan sedikit-banyak akan berpengaruh pada orang lain, termasuk pacaran. Dosa bukan saja berakibat buruk kepada pelakunya, melainkan juga menimbulkan mudharat kepada orang lain. Oleh karena itu.. Tetap teguh hati dan semangat belajar......!!!

SIALNYA PERBUATAN MAKSIAT

“PERBUATAN DOSA MENGAKIBATKAN SIAL TERHADAP ORANG YANG BUKAN PELAKUNYA. KALAU DIA MENCELANYA MAKA DIA BISA TERKENA UJIAN/COBAAN. KALAU MENGGUNJINGKANNYA DIA BERDOSA, DAN KALAU DIA MENYETUJUINYA MAKA SEOLAH-OLAH DIA IKUT MELAKUKANNYA”

(HR. AD-Dailami)

  Bilik B dan K (oleh Ayu Dwi Wulandari,S.Psi)

 

 

 

 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas